Ziarah Makam Hang Tuah

Ketua Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA) bersama sejumlah pengurus melakukan ziarah ke makam Hang Tuah yang terletak di Kompleks Pemakaman Raja Raja Palembang Cinde Walang pada tanggal 8 Januari 2017. Lokasi kompleks pemakaman ini terletak di belakang Pasar Cinde Palembang dan merupakan area kompleks pemakaman raja-raja Kesultanan Palembang Darussalam dan keturunannya.

Kata Hang yang melekat di “Hang Tuah”, mirip dengan bahasa Melayu Ugan/Pasemah yang menyatakan Orang (yaitu Ughang), disebutkan dengan menghilangkan / tidak terlalu terdengar pada huruf “U”, sehingga terdengar seperti “Hang” saja. Maka, bila mengacu pada bahasa itu, Hang Tuah itu merupakan gelar yang bermakna Orang Yang Beruntung.

Menurut Pengerusi Persatuan Sejarah dan Warisan Melayu Duyong (Pesawad), Khalid Hussin, dalam sebuah tulisan, Hang Tuah pada akhir zaman sebelum kejatuhan kerajaan kesultanan Melayu Melaka telah membawa diri ke Palembang, Indonesia kerana merajuk dengan Sultan Mahmud.

“Oleh kerana itu, kita percaya bahawa makam Hang Tuah berada di Palembang. Menerusi apa yang ditulis oleh sepupu Hang Tuah, Tun Kola dalam manuskrip Hikayat Hang Tuah Duyong, laksamana Melayu terbilang itu terkesan dengan sikap dan perbuatan Sultan Mahmud yang banyak melakukan perkara tidak betul pada masa itu”.

Lalu, beberapa tahun sebelum kejatuhan Melaka di tangan Portugis pada 1511, Hang Tuah membawa diri ke Palembang dan menetap bersama saudaranya, Tun Alam sehingga dia meninggal dunia di Palembang.

Wallahu a’lam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s